Thursday, June 16, 2011

Hujan, Saya Tak Melihat Gerhana Bulan Merah Darah Itu

Hujan, Saya Tak Melihat Gerhana Bulan Merah Darah ItuSemalam, orang-orang beramai-ramai menunggu munculnya fonemena gerhana bulan yang kabarnya berbentuk merah darah. Bahkan di Jakarta, ada ratusan orang 'mojok' di sekitar Planetarium Taman Ismail Marzuki hanya untuk melihat fenomena unik yang jarang terjadi itu.

Menurut sebuah penelitian, kenapa bulan berwarna merah darah, karena atmosfer ditutupi oleh polusi udara. Semakin banyak polusi, semakin kental warna merah itu.

Tapi sayang, sekitar pukul 01.30 WIB dini hari, hujan tiba-tiba muncul membasahi tanah-tanah yang kering. Padahal, beberapa menit sebelumnya, saya sempat keluar, memakai kacamata hitam sendirian di depan rumah bagai tukang pijat. he he he. Bulan terlihat terang di atas kepala saat itu.

Tapi bersyukur hujan datang. Sudah lama Palembang tak turun hujan. (*)

| Blogilicious Kito Palembang || Idblognetwork Pilar Blogger |

0 komentar: